Gerakan Tanam Padi Bersama Dorong Percepatan Luas Tambah Tanam
Tabanan, 11 November 2025 – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPMP) Bali menggelar kegiatan Gerakan Tanam Padi Bersama sebagai bagian dari upaya percepatan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Tabanan. Kegiatan berlangsung di Subak Adeng, Desa Tegaljadi, Kecamatan Marga, Tabanan.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, Koordinator dan Penyuluh BPP Kecamatan Marga, Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kecamatan Marga, perwakilan Pupuk Indonesia Kabupaten Tabanan, Babinsa Tegaljadi, Perbekel Desa Tegaljadi, serta Pekaseh dan anggota Subak Adeng Tempek Cucuk. Total luas tanam bersama mencapai 40 hektare dengan varietas padi Inpari 32.
Acara dibuka oleh I Nengah Duwijana, S.Pt, selaku Penanggung Jawab LTT Kabupaten Tabanan. Dalam sambutannya, Duwijana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi petani dalam proses budidaya padi.
Sementara itu, Made Ari, S.ST, perwakilan dari Pupuk Indonesia, menjelaskan pentingnya kolaborasi pendampingan dalam pengolahan lahan sebelum tanam dan setelah panen. “Kami siap membantu petani dan berkolaborasi dengan BRMP Bali terkait pengujian tanah, termasuk pemeriksaan pH, kadar C-organik, dan unsur lainnya,” ujarnya.
Acara ditutup dengan penyampaian materi singkat oleh I Wayan Sunanjaya, S.P., anggota LTT Kabupaten Tabanan.
Materi tersebut membahas teknik budidaya tanaman padi yang baik serta strategi pengendalian hama dan penyakit untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Tabanan. Kegiatan Gerakan Tanam Padi Bersama ini menjadi langkah konkret sinergi antara BRMP Bali, lembaga pertanian, dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Bali.